BANGGAI – Suasana Desa Cendana Pura, Kecamatan Toili, Kamis (26/2/2026), tampak lebih ramai dari biasanya. Pemerintah Kabupaten Kabupaten Banggai memusatkan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahap II untuk penyusunan rencana kerja tahun 2027 di wilayah tersebut.
Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Banggai H. Amirudin dan Wakil Bupati Furqanudin Masulili, didampingi Sekretaris Daerah Ramli Tongko, para kepala OPD, serta unsur Forkopimcam seperti Kapolsek, Danramil dan Danposal. Kehadiran lengkap jajaran pemerintah daerah dan unsur keamanan menunjukkan keseriusan dalam menyerap aspirasi masyarakat.
Forum ini mempertemukan enam kecamatan di wilayah selatan, yakni Batui, Batui Selatan, Moilong, Toili, Toili Jaya dan Toili Barat. Berbagai usulan yang sebelumnya dihimpun pada Musrenbang Tahap I kembali dipaparkan dan dipertajam agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027.
Camat Toili, Rustam, dalam laporannya menegaskan bahwa persoalan kekeringan masih menjadi tantangan utama. Hampir setiap musim kemarau, masyarakat menghadapi keterbatasan air bersih dan menurunnya produktivitas pertanian.
Menurutnya, pembangunan irigasi, sumur bor, embung serta penguatan jaringan air bersih menjadi kebutuhan mendesak yang harus mendapat perhatian serius.
“Air adalah kebutuhan dasar. Jika ini tidak tertangani, dampaknya luas, mulai dari kesehatan hingga ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain krisis air, kebutuhan pembangunan rumah sakit di Toili juga kembali disuarakan. Dengan jumlah penduduk yang besar dan jarak tempuh ke fasilitas rujukan yang cukup jauh, keberadaan rumah sakit dinilai sangat penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat.
Tak hanya itu, kerawanan kebakaran turut menjadi perhatian. Hingga kini Toili belum memiliki armada pemadam kebakaran sendiri, padahal aktivitas permukiman dan ekonomi terus berkembang. Pemerintah kecamatan berharap adanya pengadaan mobil damkar guna memperkuat perlindungan masyarakat.
Di sisi lain, kondisi Kantor Camat Toili yang dinilai kurang representatif juga diusulkan untuk mendapat perhatian pembangunan agar pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Toili juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Banggai atas kehadiran dan perhatian terhadap aspirasi masyarakat Toili. Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus mengawal dan merealisasikan usulan-usulan prioritas yang telah disampaikan melalui forum Musrenbang.
Musrenbang ini menjadi momentum penting bagi wilayah selatan Banggai untuk menyuarakan kebutuhan riil masyarakat. Harapannya, berbagai persoalan mendasar seperti krisis air, keterbatasan layanan kesehatan dan minimnya sarana tanggap darurat dapat ditangani secara bertahap melalui perencanaan yang matang dan berkelanjutan.

















