Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Umum

Dianggap Cenderung Membela Perusahaan, Anggota Brimob yang Jaga di PT KLS Dilaporkan Ke Propam Polda Sulteng

82
×

Dianggap Cenderung Membela Perusahaan, Anggota Brimob yang Jaga di PT KLS Dilaporkan Ke Propam Polda Sulteng

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGGAI – Konflik agraria antara perusahaan perkebunan sawit PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) dengan masyarakat di Kecamatan Toili Kabupaten Bangggai terus menyisakan cerita panjang.

Dugaan intimidasi dan upaya kriminalisasi terus menghantui perjuangan warga dalam mempertahankan hak atas tanahnya.

Example 300x600

Ditengah proses perjuangan warga, terdapat salah satu oknum anggota Brimob berinisial FR yang dianggap warga cenderung memperlihatkan sikap arogansi, intimidatif dan terkesan membela kepentingan perusahaan.

” Kami menganggap hadirnya anggota Brimob FR terlalu berlebihan kepada warga dan terkesan lebih memihak kepada perusahaan,” ungkap salah satu warga. (6/5/26).

Tidak hanya itu, bahkan dari pengakuan seorang perempuan bernama Marni (38) Desa Singkoyo Agro Estate mengatakan bahwa, dirinya pernah ditangkap oleh oknum Brimob FR hanya karna mengambil brondolan buah sawit yang berada diareal Hak Guna Usaha (HGU) yang telah habis masa izinnya.

Nasrun Mbau Ketua adat Suku Taa Desa Singkoyo sangat menyayangkan perlakuan oknum Brimob tersebut. Padahal menurutnya sebagai aparat penegak hukum, Brimob harus bersikap netral dan profesional apalagi menangani konflik sosial.

Kata dia, sikap dan tingkah laku anggota Brimob harusnya didasarkan pada kepentingan negara dan masyarakat, bukan kepentingan kelompok apalagi perusahaan.

” Jangan sampai kehadiran Brimob justru menciptakan ketakutan terhadap warga,” kata Nasrun yang juga intens memperjuangkan hak atas tanah warga itu.

Olehnya, berdasarkan hal itu warga yang mengatasnamakan Lembaga Adat Suku Taa Desa Singkoyo melayangkan aduan ke Polda Sulteng dalam hal ini Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), terkait oknum Brimob tersebut.

Warga berharap agar aparat keamanan Brimob yang berjaga di PT KLS dapat bersikap netral, mengedepankan fungsi pengayoman dan perlindungan masyarakat, serta mendorong penyelesaian sengketa yang berkeadilan dan bukan dengan cara-cara intimidasi.

Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada oknum Brimob dan pihak Propam Polda Sulteng.

SM

Example 300250
Example 300250
Example 120x600