PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong percepatan dukungan pembiayaan untuk sejumlah proyek strategis daerah saat audiensi bersama Kementerian PPN/Bappenas di Menara Bappenas Jakarta, Senin [18/5/2026].
Audiensi dipimpin Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido. Pembahasan difokuskan pada pengembangan hilirisasi kelapa dalam, kawasan perikanan tuna-cakalang-tongkol (TCT), wisata bahari, dan rumput laut.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian yakni hilirisasi kelapa di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Proyek itu diproyeksikan mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi hingga 3,3 kali lipat.
Selain itu, Pemprov Sulteng juga memaparkan pengembangan kawasan perikanan TCT di Donggala, Parimo, dan Banggai Laut (Balut). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sektor perikanan sekaligus membuka lapangan kerja baru.
“Pelaksanaan proyek-proyek strategis ini merupakan upaya percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Reny.
Ia menambahkan, seluruh usulan proyek strategis tersebut telah masuk dalam RPJMN 2025–2029 dan disinergikan dengan RPJMD Sulteng 2025–2029.
“Kami berharap segera mendapat dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Khusus Menteri PPN/Kepala Bappenas Sukmo Harsono, Tenaga Ahli Menteri Frans B.M. Dabukke, Prof. Bayu Dwi Apri Nugroho, sejumlah kepala daerah, serta jajaran OPD lingkup Pemprov Sulteng.

















