Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Umum

Evaluasi Program MBG, Ketua DPRD Bangkep : Pelaksanaannya Dilapangan Harus Dibenahi

116
×

Evaluasi Program MBG, Ketua DPRD Bangkep : Pelaksanaannya Dilapangan Harus Dibenahi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGKEP – Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkam Supu, menegaskan program MBG bukanlah program bermasalah, melainkan pelaksanaannya yang perlu dibenahi.

“Kalau tidak ada kejadian kedua, mungkin kita tidak berkumpul hari ini. Artinya kita harus serius, bukan pura-pura serius,” kata Arkam saat rapat evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di ruang rapat kantor bupati Banggai Kepulauan, Kamis, (5/3/2026).

Example 300x600

Arkam juga menekankan pentingnya memantau langsung dapur-dapur penyedia makanan agar kualitas gizi tetap terjaga.

Menurutnya, kejadian yang terjadi saat ini merupakan insiden kedua, namun dampaknya dinilai tidak separah kejadian sebelumnya. Ia menilai program MBG merupakan program yang sangat baik karena merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan membantu masyarakat.

“Ini sudah yang kedua kalinya terjadi, tapi tidak separah yang pertama. Program MBG ini adalah program mulia dari presiden. Jika memang dapurnya tidak layak, lebih baik ditutup,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) Kabupaten Banggai Kepulauan, Aris Susanto, S.E., M.E., menegaskan evaluasi pelaksanaan program prioritas nasional itu akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.

“Ini bukan forum mencari siapa yang keliru. Evaluasi dilakukan agar yang sudah baik ditingkatkan dan yang kurang segera diperbaiki,” kata Aris Susanto.

Ia menegaskan, sesuai arahan Bupati Banggai Kepulauan, program MBG sebagai bagian dari prioritas nasional harus berjalan optimal dan tepat sasaran, terutama dalam memastikan pemenuhan gizi kelompok penerima manfaat.

Dalam paparannya, Satgas mengungkapkan telah terjadi dua kali kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan di wilayah tersebut. Kasus terbaru melibatkan 15 siswa. Sampel makanan telah dikirim ke laboratorium oleh pihak kepolisian dan Satgas untuk diketahui penyebab pastinya

Example 300250
Example 300250
Example 120x600